BERAKHIR MESKI BELUM DIMULAI

Belum berakhir…

Karena belum dimulai..

Kurasa aku baek-baek saja

Meski mulai kurasa tikaman

Menghujam kebahagiaanku

Memeras airmata sendu pilu

Yang makin perih

Sebab disaat yang sama

Senyum harus disunggingkan

Menutupi rembesan darah sekaratnya hatiku

Belum berakhir…

Karena entah kapan dimulai..

Genangan banjir darah luka menganga

Mencekik raga remukkan bahagia

Kutelan kembali darah itu

Meski akhirnya kan kembali menggerus kulitku

Menggoresnya dengan panas menyengat

Melebur bersama hilangnya harapan

Belum dimulai…

Karena tidak ingin mengakhiri

Saat ini semua tertawa

Bahagia..mungkin..ya mungkin

Aku pun demikian

Aku pun tertawa ..mungkin..ya mungkin

Menertawai kebodohanku sendiri

Bahagia ??

Tidak! ..Bukan..tidak mungkin

Aku tertawa agar aku tidak menangis

Belum dimulai

Karena sudah mulai berakhir

Kupikir aku hanya kan jadi piala bergilir

Yang ingin kau menangkan

Tidak, sekali kali tidak

Atau bahkan jadi pengembara yang kau tinggal

Di bawah hujan menggigil kedinginan

Setelah kau beri bekal dan sepotong ucapan selamat malam

Tidak, sekali-kali tidak

Tidak dari mulutku sepotong kata merengek minta belas kasihan

Lebih baik aku jadi bintang merana sendirian di langit kelam

Setidaknya aku tetap bersinar

Belum dimulai..

Karena akhirnya sudah berakhir..

Yang terjadi telah terjadi

Salahku sendiri menaruh cangkir diatas padang pasir

Berharap ada yang kan menuangkan air

Mengharap setetes embun mengalir

Untuk dahagaku yang serasa tiada berakhir

Tidak mungkin menyatukan yang akan memisahkan

Lebih mudah meninggalkan jejak

Dan pergi membawa kenangan

Detik ini ..kuputuskan

Akhir sudah kumulai…

Berakhir..meski belum dimulai

2 Responses to “BERAKHIR MESKI BELUM DIMULAI”

  1. Ratu Says:

    Wah,..
    Dramatis bgt!!!
    Biasa aja kali Mba’e,…
    TOP BGT sih,..
    Sara-

  2. pratiwi Says:

    He he..biasa lah mbak mu ini..agak sedikit ‘over’ buat ngilangin hati yg lara. Halah!!. tapi kan dah sembuuuhhh..ho o tho? horas!!

Leave a Reply