DIAM-DIAM ..DiaM
Harus kusampaikan pada siapa rindu ini
Saat lidah kelu
Kering karena kesombongan diri
Takut mencinta dan dicinta
Karena takut membenci dan kecewa
Aku mengerti ya Alloh
Saat tangan keras berusaha
Namun takdirMu tak berbicara
Hingga berdarah usaha tercurah
Tak kan sampai kata terucap
Apalagi rindu sayang didekap
Namun tetap kan kumohon ampun
Karena sulit untuk menjadi sempurna
Sempurna mengerti mengapa
Mengapa diri ini begitu sempurna
Sempurna dalam salah dan dosa
Salah karena berharap bertindak
Sedang bertindak pun tak juga beranjak
Hanya beranjak pada keresahan
Keresahan pada kerinduan
Kerinduan yang akhirnya jadi kemarahan
Marah karena hanya mampu diam
Diam..
Diam..
Semesta selalu diam
Selama ini demikian
Karena dalam sunyi dinyanyikannya
Keindahan, lagu-lagu sayang
Diam..
Jika aku yang diam
Karena tak bisa kulagukan sayang
Terpendam..
Dalam-dalam
Jauh, jatuh terperosok ke jurang kesombongan
Di senja benakku
Kutitipkan sesal yang belum berakhir ini
Kan kubawa entah sampai kapan
Entah sampai dimana
Mungkin hingga akhirnya
Ada yang lain
Meski bukan dirimu
Toh kau tidak peduli juga
Dengan pendar cahaya cinta
Yang kutaburkan saat kau berpaling
Dengan semburat malu merona
Yang hadir saat kau telah berlalu
Apa masih kurang jelas salamku?
Yang kusampaikan lewat jendela
Yang jarang kau sentuh apalagi kau buka
Atau apa masih kurang jelas senyumku ?
Yang kuberikan saat kau tidur lelap di buaian malam
Yang tenang lengang gelap tak berbintang
Pangeranku yang bisu
Dalam diammu..
Diam-diam kau curi hatiku
Kaubawa pergi
Kautinggal sembarang
Terbuang
Tak kembali
Kemana hendak kuambil lagi
Aku wanita pangeranku..
Dalamnya samudera pun tak sedalam hatiku
Rahasia semesta rasa bisa kupendam lara
Selamanya..
Lebih lama..
Bahkan hingga meregang nyawa
Toh aku juga sudah terbiasa berdarah-darah
Bermalam-malam
Malam berganti siang
Siang menggeser pagi
Hingga senja merebutnya kembali
Malam lagi
Merindu kembali
Lagi dan lagi..
Satu kata yang tak terucap
Untukmu pangeranku yang masih membisu
Membatu..
Izinkan aku untuk lelah
Pasrah..
Lemah..
Aku ingin diam
Izinkan aku juga diam
Diam-diam
Diam…
Sudahlah
Diamlah
Diam…
Mmmmmmmmmmm……